Get Adobe Flash player

Categori

Training running 2018

MSc

Page 1 of 812345...Last »

Offering Training

Membangun Kemitraan dengan Stakeholders dan Mengelola Konflik Lokal berbasis Program CSR/ComDev di Industri Perkebunan, Pertambangan, Ekstraktif dan Migas

DESCRIPTION

Salah satu tujuan utama dari perusahaan adalah membangun kemitraan dengan semua stakeholder-nya dalam rangka pencapaian tujuan strategis perusahaan. Seyogyanya, perusahaan mampu membangun inisiatif-inisiatif kreatif dalam rangka membangun kemitraan dengan masyarakat di sekitarnya yang terdiri dari beragam organisasi, lembaga, warga, dan tokoh masyarakat sehingga tercapai adanya saling kesepahaman dan rasa hormat diantara berbagai pihak yang pada ujungnya akan mempermudah proses pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Banyak sudah perusahaan yang telah melakukan program CSR/CD dan mengklaim keberhasilan CSR/CD yang dilakukannya. Namun pada kenyataannya, konflik antara perusahaan dan masyarakat dan stakeholders lokal tetap saja terjadi. Konflik yang terjadi tentu saja memberikan dampak yang merugikan bagi operasional perusahaan dan masyarakat sekitar.

Konflik dalam konteks ini didefinisikan sebagai suatu hubungan antara dua pihak atau lebih (individu atau kelompok) yang memiliki atau yang merasa memiliki sasaran yang tidak sejalan. Banyak isu yang menjadi potensi konflik antara perusahaan dan masyarakat serta stakeholders lokal seperti permasalahan tanah, pekerjaan, isu politik, kebijakan otonomi dan sebagainya. Untuk mengatasi dan mengantisipasi konflik, perusahaan perlu kiranya mempunyai sistem early warning system yang mampu mendeteksi konflik sejak dini serta secara efektif mampu mentransformasi konflik menjadi situasi relasional yang win-win.. Dalam konteks ini program CSR dan Comdev adalah berfungsi sebagai suatu program yang semestinya dapat menjadi progam resolusi konflik antar stakeholder. Adalah sangat penting bagi perusahaan untuk dapat menerapkan program CSR dan Comdev dengan tepat dan sesuai dengan potensi konflik yang ada ditingkat masyarakat sehingga perusahaan dapat beroperasi dengan baik. Hasil akhir yang diharapkan adalah kegiatan operasional perusahaan tidak terganggu dan perusahaan dapat hidup berdampingan secara damai dan produktif dengan semua stakeholder-nya.

Berangkat dari pemikiran tersebut dan berefleksi dari pengalaman yang menunjukkan besarnya kebutuhan perusahaan terhadap pendekatan efektif mengelola konflik serta membangun kemitraan dengan stakeholder-nya, maka kami berinisiatif menjawab kebutuhan tersebut. Melalui training ini, diharapkan dapat mendorong tumbuhnya kesepahaman diantara stakeholders yang berwujud pada komitmen bersama memberdayakan masyarakat.

WHO SHOULD ATTEND

Pimpinan dan Pemilik Perusahaan Tambang/Perkebunan/Ekstraktif lainnya, Konsultan Hukum, Staf dan Manajer bidang Hukum, External Relations, Public Relations, Government Relations, CSR and Community Development, Project/Site Manager, LSM, Tokoh Masyarakat, Polisi, Staf dan Pejabat Pemda dan pihak lainnnya yang terkait.

OBJECTIVE

  • Peserta pelatihan mendapatkan pemahaman dan kerangka kerja manajemen kemitraan dan manajemen konflik yang sesuai dengan karakter masyarakat.
  • Peserta pelatihan dapat mengelola dan mentransformasi konflik yang terjadi di wilayah perusahaannya
  • Peserta pelatihan dapat meningkatkan keterampilan dan kemampuannya dalam mendeteksi konflik sejak awal serta dapat membangun komunikasi strategis antar pihak yang terlibat.
  • Peserta pelatihan mampu mendesain dan mengembangkan program-program kemasyarakatan yang konstruktif dan berkelanjutan serta memampukan tercapainya situasi yang damai dan harmoni dengan masyarakat dan stakeholders lokal lainnya.
  • Peserta pelatihan mampu memelihara dan memperkuat hubungan baik dengan semua stakeholders, khususnya LSM dan Birokrasi.
  • Peserta pelatihan mampu menjadi wakil perusahaan yang efektif  ketika berhubungan dengan semua stakeholders lokal dalam rangka memelihara hubungan dengan semua stakeholders.
  • Peserta pelatihan mampu meng-update informasi terkini dan valid menyangkut situasi politik dan sosial dari semua stakeholders lokal.

SUMMARY OUTLINE

  1. Kebijakan dan Ruang Lingkup Praktik CSR/CD di Industri Perkebunan, Pertambangan, Ekstraktif dan Migas
  2. CSR/CD dan Isu Dinamika Daerah/Lokal: Kerusakan Lingkungan, Hak Ulayat, Ekonomi Lokal, Ketenagakerjaan, Otonomi Daerah
  3. Membangun Kemitraan dalam Program CSR/CD melalui Transformasi Konflik di Industri Perkebunan, Pertambangan, Ekstraktif dan Migas
  4. Pendekatan Conflict Sensitivity Tool for Business & Project Operasional yang dikembangkan oleh International Alert
  5. Pemetaan Isyu/Masalah dan Stakeholders/Jejaring Kepentingan di Industri Perkebunan, Pertambangan, Ekstraktif dan Migas melalui Kemitraan Strategis antar Stakeholders
  6. Lesson Learned: Praktek CSR/CD di Industri Perkebunan, Pertambangan, Ekstraktif dan Migas melalui Kemitraan Strategis antar Stakeholders

COURSE METHOD

COURSE SPEAKER

  1. Presentation
  2. Discuss
  3. Case Study
  4. Evaluation
  5. Simulation

Irfan Riza, SE, MSc, MA (CM)

(Certified Mediator and Senior Consultant in Conflict Transformation, CSR based on ISO 26000, Social  Audit, Government Relations, Community Building and Development )

TIME & VENUE

COURSE FEE

11 – 13 November  2013

 

3 days

08 am – 04 pm

In House Training:

Depend on request

IDR 25.000.000.00

 

Course fees can be transferred to the following account number :

CV JP CONSULTANT : MANDIRI Bank Yogyakarta Branch Acc. No.  1370007857077

 

FACILITY

INFORMATION AND REGISTRATION

  • Module / Handout
  • Certificate
  • Souvenir
  • Training Kit

JP Consultant

Kalibayem No. 436 Ngestiharjo Kasihan Bantul Yogyakarta

Phone        :  02743326339

Email         :  jpconsultantyogyakarta@gmail.com

Website     : www. jptrainingcenter.com          

Contact      : Tina (085741853818)

                     Sari (08122758271)

                     Damiri (083867388077)

                   

Offering Training

Building Awareness of CSR based on ISO 26000

DESCRIPTION

ISO (International Standards Organisation) telah meluncurkan standard pertama di dunia di bidang tanggung jawab social pada awal  November 2010. Standard ISO 26000:2010 Guidance on Social Responsibility ini menjadi rujukan bagi perusahaan-perusahaan di dalam menjalankan kegiatan bisnisnya secara bertanggung jawab. Standard ini akan menjadi rujukan praktek terbaik di bidang tanggung jawab sosial  bagi perusahaan di sektor swasta maupun publik dengan mempertimbangkan aspek sosial, lingkungan, legal, budaya, politik, dan keragaman organisasi termasuk tentunya pertimbangan aspek ekonomis.

ISO 26000 merupakan standard rujukan dari the International Organisation for Standardization (ISO) yang secara khusus berfokus  pada tanggung jawab sosial. ISO 26000 ini dipersiapkan secara khusus sebagai standard global yang berlaku secara internasional sebagai referensi dan patokan bagi perusahaan-perusahaan yang mempunyai komitmen untuk membentuk masa depan bisnis yang bertanggung jawab. Standard ISO 26000 ini akan menjadi landasan perspektif tentang konsep dan aplikasi dari Social Responsibility (SR), berbagai isu yang perlu dikaji dalam rangka operasionalisasi bisnis yang bertanggung jawab dan berbagai best practices dalam rangka penerapan standard Social Responsibility ini.

Standard rujukan ISO 26000 bertujuan untuk  menyediakan dukungan praktis yang terkait dengan operasionalisasi tanggung jawab sosial, identifikasi dan pelibatan stakeholders dalam program-program komunitas, dan upaya meningkatkan kredibilitas serta citra atas laporan dan klaim dari aktivitas perusahaan yang berorientasi kepada tanggung jawab sosial. Standard  rujukan ISO 26000 ini akan menjadi barometer sejauh mana tingkat keterlibatan perusahaan dalam aktivitas tanggung jawab sosial  dapat terukur. Dengan mencermati perilaku perusahaan, standard ini akan mengevaluasi sejauhmana perilaku perusahaan memberi kontribusi kepada upaya-upaya pembangunan berkelanjutan, khususnya aspek kesehatan dan kesejahteraan sosial; mempertimbangkan kebutuhan dan ekspektasi dari stakeholders; memenuhi persyaratan legal dan norma internasional lain yang relevan dan terintegrasi serta diimplementasikan di dalam organisasi.
 

WHO SHOULD ATTEND

Pelatihan ini merupakan landasan awal bagi siapa saja yang akan terlibat dalam proses pengembangan, penerapan dan pengelolaan sistem tanggung jawab sosial berbasis pada ISO 26000.

OBJECTIVE

  • Memahami prinsip dasar tanggung jawab sosial
  • Memahami arti penting tanggung jawab sosial dan pelibatan stakeholders, core subjects dan isu-isu yang yang terkait dengan tanggung jawab sosial
  • Memahami berbagai isu potensial yang akan dihadapi oleh organisasi dan keterkaitannya dengan berbagai konevensi, spesifikasi industri/teknikal, kode perilaku dan inisiatif lainnya.
  • Memahami tujuan fundamental dari ISO 26000 dan keterkaitan tujuan, isi dan relevansinya dengan berbagai framework/standard industri maupun berbagai praktek industrial lainnya.
  • Memahami metoda untuk mengintegrasikan perilaku tanggung jawab sosial di dalam organisasi
  • Memahami hasil dan perbaikan kinerja organisasi di bidang tanggung jawab sosial.

SUMMARY OUTLINE

  1. The social responsibility of the organization
  2. Principles of social responsibility
  3. Scope and rationale of ISO 26000
  4. Stakeholder engagement
  5. Guidance on core social responsibility issues
  6. Integrating CSR into organizational sytsem
  7. CSR Initiatives based on ISO 26000 and Organizational performance in Social responsibility

COURSE METHOD

COURSE SPEAKER

  1. Presentation
  2. Discuss
  3. Case Study
  4. Evaluation
  5. Simulation

Irfan Riza, SE, MSc, MA (CM)

(Certified Mediator and Senior Consultant in Conflict Transformation, CSR based on ISO 26000, Social  Audit, Government Relations, Community Building and Development )

TIME & VENUE

COURSE FEE

Hotel Jentra  Jl. Dagen 85 Malioboro Yogyakarta

Telp (0274580789)

 

18-20 November 2013

3 days

 

08 am – 04 pm

In House Training:

Depend on request

IDR 5.800.000,- Per Participant non residential

 

Course fees can be transferred to the following account number :

CV JP CONSULTANT : MANDIRI Bank Yogyakarta Branch Acc. No.  1370007857077

 

FACILITY

INFORMATION AND REGISTRATION

  • Module / Handout
  • Certificate
  • Souvenir
  • Training Kit

JP Consultant

Kalibayem No. 436 Ngestiharjo Kasihan Bantul Yogyakarta

Phone        :  02743326339

Email         :  jpconsultantyogyakarta@gmail.com

Website     : www. jptrainingcenter.com          

Contact      : Tina(085741853818)

                    Sari (08122758271)

                    Damiri (083867388077)

Page 1 of 812345...Last »

Public Training 2018

Pelaksanaan Pelatihan 2018

PELATIHAN PTPN III MEDAN

Collage 2017-09-25 13_13_48

PDAM SURABAYA

Collage 2017-10-13 18_29_47

PDAM SUARABAYA

Collage 2017-10-29 15_39_58

MUNCUL GROUP YOGYAKARTA

Collage 2017-11-07 06_47_04

PDAM SURABAYA

Collage 2017-11-11 19_33_21

SMK3 PERTAMBANGAN BENGKALIS

 

 

 

PELATIHAN DAN PRAKTEK MOTOR AND MOTOR CONTROLS

???????????????????????????????

PELATIHAN CORROSION CONTROL OIL GAS EXPLORATION INDUSTRY

Steel Pipelines

Pelatihan Electrical

Project Management

PELATIHAN COMMUNICATION SKILL

Teknik Mengelola Krisis Publik dan Menghadapi Tekanan Media Massa

Training JP Consultant 1

PELATIHAN CHARACTER BUILDING

IMG_4364

Inhouse Training 2015

PELATIHAN TROUBLESHOOTING RELAY PROTECTION

PJB

INHOUSE TRAINING BASIC DRILLING

Cepu 1

Cepu